You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Margahurip
Margahurip

Kec. Banjaran, Kab. Bandung, Provinsi Jawa Barat

PERTEMUAN RAKOR KADER (IMP) DAN (TPK) SE DESA MARGAHURIP

AJAT SUDRAJAT 29 Januari 2026 Dibaca 38 Kali
PERTEMUAN RAKOR KADER (IMP) DAN (TPK) SE DESA MARGAHURIP

DESA MARGAHURIP
KECAMATAN BANJARAN KABUPATEN BANDUNG
PROVINSI JAWA BARAT


Margahurip, 29 Januari 2026

 

Kader IMP Desa Margahurip (IBU TUTI SUTIAH) dan PLKB/PKB Kecamatan Banjaran  (IBU DESI MEGAWANI) dan didampingi oleh Ketua TP PKK Desa Margahurip (IBU ZENI MAYASARI S.ST), Melaksanakan kegiatan pertemuan rakor yang di laksanakan di Aula Desa Margahurip.

Pembinaan IMP adalah kegiatan pendampingan dan peningkatan kapasitas kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) untuk menguatkan peran mereka dalam program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK)Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader agar mampu menjadi ujung tombak program di tingkat desa, membantu menyebarkan informasi, melakukan pendataan, konseling, hingga pelayanan rujukan, serta mendukung program pemerintah seperti penurunan stunting. 

AdapunTujuan pembinaan IMP:
  1. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader:  Agar lebih efektif dalam melaksanakan program KKBPK di lapangan.
  2. Memperkuat peran aktif IMP: Memastikan IMP tidak hanya sekadar nama, tetapi menjadi wadah masyarakat yang aktif dalam program.
  3. Menyebarkan informasi program: Menjadi perpanjangan tangan penyuluh untuk menginformasikan program KB ke masyarakat luas.
  4. Meningkatkan dukungan masyarakat: Membangun jejaring dan kemitraan agar ada dukungan yang lebih kuat dari institusi masyarakat terhadap program.
  5. Mendukung program pemerintah: Membantu program seperti penekanan angka stunting dan mewujudkan keluarga berkualitas. 
Materi pembinaan:
  • Enam peran bakti kader IMP:
    a. Pengorganisasian,
    b. Pertemuan,
    c. KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) dan
    d. Konseling,
    e. Pencatatan dan Pendataan, Pelayanan Kegiatan, dan
    f. Kemandirian.
  • Administrasi: Kelengkapan administrasi yang terkait dengan program. 
  • Fungsi keluarga: Pengenalan dan pemahaman tentang delapan fungsi keluarga. 
Adapun Contoh kegiatan pembinaan:
  • Pertemuan rutin secara berjenjang, baik antar pengurus IMP maupun dengan penyuluh KB.
  • Pendampingan langsung oleh penyuluh KB di Kampung KB.
  • Pelaksanaan simulasi atau praktik untuk memperdalam pemahaman.
  • Apresiasi dan silaturahmi dengan pemerintah daerah untuk memotivasi kader

 

TPK (Tim Pendamping Keluarga): merupakan sebuah tim yang mempunyai tugas utama melakukan kegiatan pendampingan terhadap keluarga beresiko stunting. Susunan keanggotaan TPK terdiri dari tiga unsur yakni Bidan atau tenaga medis lainnya, Kader PKK dan Kader KB.

Materi Pembinaan:

  1. Penguatan Pemahaman Tentang Tugas dan Fungsi TPK: Menjelaskan peran TPK dalam mendampingi keluarga, serta pentingnya koordinasi dengan instansi terkait.
  2. Pelatihan Keterampilan Komunikasi Efektif: Agar anggota TPK dapat lebih efektif berinteraksi dengan keluarga penerima pendampingan.
  3. Pendalaman tentang Kesehatan Ibu dan Anak, Gizi, dan PTM (Penyakit Tidak Menular): Menyampaikan informasi terkini mengenai masalah kesehatan yang sering dialami oleh keluarga di desa.
  4. Pemberian Pembekalan Tentang Program Kesejahteraan Sosial dan Penguatan Ekonomi Keluarga: Fokus pada penanganan keluarga dengan masalah ekonomi melalui pemberdayaan.

Peserta:
TPK/Kader IMP Desa Margahurip: Ibu Tuti Sutiah.
PLKB / PKB Kecamatan Banjaran: Ibu Desi Megawani. 
Ketua TP PKK Desa Margahurip: Ibu Zeni Mayasari S.ST.
dan ibu-ibu Kader Desa Margahurip.

Metode Pelaksanaan:

  • Penyuluhan dan diskusi interaktif
  • Simulasi dan role-playing untuk mempraktikkan keterampilan komunikasi
  • Studi kasus terkait permasalahan yang sering dihadapi keluarga

Output yang Diharapkan:

  1. Anggota TPK yang lebih terampil dalam melakukan pendampingan.
  2. Terbentuknya kerjasama yang baik antara TPK, keluarga, dan instansi terkait.
  3. Peningkatan kesadaran masyarakat terkait pentingnya kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

 

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan